Artikel / Materi Kuliah

Seri Khotbah yang Hebat: Khotbah Dadakan

Wednesday, 12 November 2014 01:47 Daniel Ronda
Print option in slimbox / lytebox? (info) PDF

Catatan Pendek DR: Khotbah Dadakan (24)

khotbahSewaktu saya diundang berkhotbah di suatu daerah pada waktu Natal, seringkali tanpa terduga gembala yang mengundang meminta saya untuk menyampaikan khotbah syukuran di jemaat secara mendadak. Tradisi ini baik karena di hari Natal barulah keluarga bisa berkumpul dari tanah rantau. Maka biasanya bukan satu keluarga saja yang mengadakan syukuran, tapi bisa jadi empat atau sampai lima keluarga sepanjang hari, dan tiap rumah harus menyampaikan khotbah karena ada ibadahnya. Lalu biasanya gembala dan rombongan majelis atau pengurus jemaat ikut juga dalam safari syukuran itu sehingga mau tidak mau teks khotbah harus berubah dan tidak boleh sama. Bisa dibayangkan kalau lima rumah mengadakan syukuran dalam satu hari, lalu kita menyampaikan lima khotbah yang berbeda. Bagaimana bisa?

Khotbah dadakan selalu dialami siapa saja terutama para gembala. Biasanya dalam tengah minggu ada banyak ibadah yang membutuhkan penyampaian firman Tuhan. Belum lagi ada syukuran, kedukaan, bahkan acara-acara khusus lainnnya. Secara teori homiletika, memang khotbah perlu persiapan yang matang, tapi secara praktika tidak dapat dipungkiri ini tidak dapat dilakukan karena hal-hal insidental dalam jemaat tidak dapat diduga. Maka jika kita mengerti homiletika sebagai “preaching the Word” yaitu memproklamirkan Injil maka sebenarnya tidak salah kita menerima undangan khotbah dadakan ini. Pertanyaannya adalah bagaimana kita menyiapkan khotbah dadakan seperti ini agar efektif?

Last Updated ( Wednesday, 12 November 2014 01:59 ) Read more...
 

Seri Khotbah yang Hebat: Doa Mohon Iluminasi Roh Kudus

Tuesday, 11 November 2014 02:03 Daniel Ronda
Print option in slimbox / lytebox? (info) PDF

Khotbah yang Hebat: Doa Mohon Iluminasi Roh Kudus (23)

holy_spiritSeringkali ketika jemaat mempertanyakan mengapa dirinya tidak mengerti sebuah khotbah, pikiran saya langsung kepada masalah metode atau cara berkhotbah yang salah. Cara berpikir saya tidak salah, karena memang metode yang baik memegang peranan penting juga. Namun saya tidak dapat menghilangkan fakta bahwa sekalipun khotbah sudah sangat baik, masih ada jemaat yang anggap khotbah itu tidak masuk akal (make no sense) dan tidak memiliki arti (meaningless). Dari pengalaman ini saya menyadari bahwa khotbah itu sangat bergantung kepada Roh Kudus karena seluruh keberadaan manusia telah rusak.

Last Updated ( Tuesday, 11 November 2014 02:20 ) Read more...
 

Seri Khotbah yang Hebat: Mendengar Khotbah

Monday, 10 November 2014 05:08 Daniel Ronda
Print option in slimbox / lytebox? (info) PDF

Khotbah yang Hebat: Mendengar Khotbah (22)

hearSuatu waktu saya ke Korea bersama rombongan hamba Tuhan ke sebuah gereja besar di Seoul yaitu Kwanglim Methodist Church. Gereja ini tentu beraliran Methodist yang menggunakan himne dalam ibadah mereka. Tapi ketika tiba pada saat pengkhotbah naik mimbar saya menemukan keunikan. Jemaat selalu meresponi khotbah dengan mengatakan “amin” setiap kali kalimat selesai diucapkan. Ada semangat dan respons yang terjadi dalam setiap khotbah yang disampaikan. Hal yang sama terjadi juga di berbagai gereja di Korea, termasuk kita saya berkesempatan lagi mengunjungi Onnuri Church di kota Seoul beberapa tahun setelah kunjungan ke Kwanglim Methodist Church. Saya bertanya kepada para hamba Tuhan di sana mengapa mereka selalu meresponi dengan amin atas setiap pengkhotbah mengakhiri kalimat? Tentu jawabannya sederhana, karena jemaat mereka diajar menghormati firman Tuhan dan diajari untuk meresponi dengan kata amin. Sungguh sebuah cara yang sederhana.

Last Updated ( Tuesday, 11 November 2014 01:10 ) Read more...
 

Seri Khotbah yang Hebat: Berkomunikasi dengan Otoritas

Monday, 10 November 2014 04:53 Daniel Ronda
Print option in slimbox / lytebox? (info) PDF

Catatan Pendek: Berkomunikasi dengan Otoritas (21)

autorithyDi samping tugas berkhotbah, maka seorang hamba Tuhan juga pasti diminta berbicara sebagai penceramah, menjadi pembicara dalam pelatihan, atau pun memberikan kata sambutan dan berbagai acara yang membuat kita berbicara di depan umum. Apapun itu, kita tidak bisa berdiri di depan publik hanya biasa-biasa saja menyampaikan apa yang perlu disampaikan. Seorang juga harus tahu bagaimana mengkomunikasikannya dengan penuh kuasa. Tidak boleh ada kesan khotbah berbeda dengan ceramah dan pelatihan karena apapun itu kita sedang menyampaikan maksud hati Tuhan walaupun dengan cara yang berbeda.

Chris Wesley dalam artikelnya “How to Communicate Your Message With Authority” di churchleaders.com memberikan beberapa tips berguna bagaimana berkomunikasi dengan kuasa dalam event apapun:

Last Updated ( Tuesday, 11 November 2014 01:10 ) Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Events

mengundang

agenda

Twitter


Ads on: Special HTML

Statistik Pengunjung

270888

Alamat

Dr. Daniel Ronda
Jl. Jambrut No. 24 (Kramat VIII)
Kel. Kenari, Kec. Senen
Jakarta Pusat, 10430

Follow me on:

facebook-icon Facebook
twitter-icon Twitter
skype-icon Skype (danielronda67)

Disclaimer

Untuk penggunaan materi di website ini, mohon izin ke penulis via email dan sms HP